MITOS PORKAS4SG - Sebagian besar masyarakat Jawa Timur masih mewariskan berbagai kebudayaan secara turun temurun, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Salah satu yang cukup populer adalah mitos.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mitos PORKAS4SG diartikan sebagai cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung tafsir tentang asal usul alam semesta, manusia dan bangsa itu, mengandung makna mendalam yang diungkapkan dengan cara gaib.
Meski zaman sudah beranjak ke era modern, namun masyarakat masih mempertahankan keberadaan mitos di setiap daerah. Berikut penjabaran mitos-mitos yang masih diyakini sebagian besar masyarakat di Jawa Timur berdasarkan sumber yang telah dihimpun.
1. Mitos Burung Gagak
Dalam Primbon Jawa, Burung Gagak hitam erat kaitannya dengan kematian. Konon jika mendengar kicauan burung sebelum waktu salat magrib, itu pertanda kematian. Bagi porkas4sg yang beriman, ketika seseorang mendekati kematian, ia akan mencium bau seperti mayat yang bisa mengundang burung pemangsa untuk mendekat.
2. Mitos Nyapu Pada Malam Hari
Mitos selanjutnya adalah larangan menyapu pada malam hari. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, kegiatan ini dapat menghambat datangnya rezeki dan ketentraman dalam berumah tangga.
Pasalnya, suara sapu yang terdengar di malam hari porkas4sg diyakini tidak hanya dapat mengganggu orang di sekitar. Melainkan juga makhluk halus yang tinggal di alam lain.
3. Mitos Bermain Pada Saat Magrib
Mitos ini sering diucapkan oleh para orang tua ketika anaknya baru pulang menjelang magrib atau sore hari. Masyarakat Jawa, khususnya yang beragama Islam, meyakini bahwa malam hari adalah waktu dimana jin atau setan mulai berkeliaran.
Kepercayaan tersebut memunculkan mitos yang mengatakan bahwa makhluk halus akan membawa anak-anak yang masih berkeliaran di luar rumah, ke tempat persembunyiannya.
4. Mitos Mancing Pada Saat Istri Hamil
Memancing merupakan hobi yang digemari banyak pria. Baik yang lajang maupun yang sudah menikah.
Selain itu, ada mitos porkas4sg yang menyebutkan bahwa suami dilarang memancing saat istrinya sedang hamil. Hal ini diyakini akan membahayakan kondisi bayi saat dilahirkan, seperti bayi terlahir dengan bibir sumbing atau kelainan bentuk.
5. Mitos Tentang Bunga Kantil
Bunga ini sering dijumpai dalam berbagai upacara adat Jawa. Di sisi lain, keberadaannya kerap dikaitkan dengan mitos-mitos yang masih beredar di masyarakat.
Seperti sebagai media untuk mengusir ilmu hitam, digunakan dalam ritual memanggil makhluk halus, dan untuk menangkal penyakit kejang yang biasa terjadi pada bayi dan anak kecil.
Itulah sederet mitos yang masih diyakini oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Jawa Timur. Terlepas benar atau tidaknya, ada pesan hikmah yang bisa diambil di balik mitos tersebut.






Komentar
Posting Komentar